KEJAHATAN pembobolan
saldo tabungan nasabah Bank BRI dengan metode 'skimming' atau menggandakan
identitas pemilik ketika menarik saldo melalui ATM akhirnya terjadi di wilayah
Cimahi.
Seperti diketahui,
belakangan masyarakat, terutama nasabah Bank BRI dibuat cemas dengan skimming
yang menimpa beberapa nasabah di berbagai daerah. Rata-rata, para nasabah yang
menjadi korban kehilangan saldo hingga lebih dari Rp 2 juta.
Tresna Pamungkas (32),
warga Cimahi juga merupakan salah satu wartawan televisi nasional, menjadi
seorang korban skimming. Tresna mengaku sebelum saldonya raib, ia mendapat tiga
pesan singkat dari BRI, yakni pukul 20.24, pukul 20.25 wib, dan pukul 20.25 wib
pada hari Minggu (25/3/2018).
"Saya dapat tiga kali
pesan pemberitahuan, yang pertama dan kedua penarikan Rp 1.250.000 dan kedua Rp
2.500.000. Saya langsung coba cek ke atm dan ternyata benar uangnya
hilang," katanya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Cimahi, Senin
(26/3/2018).
Total, Tresna mengaku
kehilangan uang di tabungannua senilai Rp 5 juta. Ia berniat melaporkan
kejadian skimming yang menimpanya langsung ke pihak BRI pada Selasa mendatang.
"Pasti mau laporan
ke BRI langsung. Nanti pasti saya akan ganti kartu ATM atau kalau perlu pindah
bank juga untuk menjaga keamanan keuangan saya. Kalau perlu ya nanti membuat
laporan kepolisian juga," jelasnya.
Kasus seperti yang
dialami Tresna ini bukan menjadi hal yang utama, sebab kasus ini telah banyak
terjadi di berbagai
Nasabah Bank BRI juga
dibuat galau karena tidak bisa melakukan pengecekan saldo pascapemblokiran yang
dilakukan oleh pihak BRI.
Imbasnya, Ribuan
nasabah Bank BRI Cabang Cimahi dibuat was-was dan memadati bank yang berada di
jalan Jend. Amir Machmud, Kota Cimahi, untuk melakukan penggantian kartu dan
membuka blokir ATM-nya.

0 komentar:
Posting Komentar